Go

Jenis-Jenis Bahasa Berdasarkan Sistem Morfologinya

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada August 17th at 5:12pm
Share :

Penggabungan Kata dalam Morfologi
Proses Penggabungan Kata adalah pembentukan kata baru dengan cara mengkombinasikan dua atau lebih kategori leksikal. Proses pembentukan kata dengan penggabungan merupakan penggabungan antar kata yang kemudian menghasilkan kata baru dengan menghasilkan juga makna yang baru, baik maknanya masih berhubungan maupun tidak berhubungan dengan kata yang membentuk, contohnya dalam bahasa Indonesia dan Inggris adalah:

  • Meja hijau pengadilan
  • Rumah sakit tempat untuk merawat dan mengobati orang yang sakit
  • White house istana kepresidenan Amerika Serikat

Proses penggabungan kata setiap bahasa memiliki cara tersendiri-sendiri. Hal ini dikarenakan dalam proses pengggabungan kata, tipe morfologi masing-masing bahasa sangat mempengaruhi proses penggabungan tersebut. Tipe-tipe bahasa di dunia berdasarkan sistem morfologinya dapat dikelompokan ke dalam beberapa jenis. Wilhelm Von Humbol membuat klasifikasi bahasa berdasarkan system morfologinya menjadi (1) bahasa isolatif (bahasa tanpa struktur), (2) bahasa aglutunatif (bahasa berafiks), (3) bahasa fleksi atau sintesis dan (4) bahasa polisintesis atau bahasa inkorporasi.

A. Bahasa Isolasi
Bahasa isolasi adalah bahasa yang memiliki satu morfem dalam satu kata. Bahasa isolasi tidak mengalami afiksasi seperti bahasa Indonesia. Contoh bahasa yang termasuk dalam tipe bahasa Isolasi adalah bahasa Mandarin dan Indo-Cina. Contohnya adalah aku mencintai kamu dalam bahasa Cina我爱你 [wo ai ni] setiap kata hanya memiliki satu morfem.

B. Bahasa Aglutinasi
Bahasa aglutinasi adalah bahasa yang memiliki banyak morfem tetapi batas morfemnya jelas. Bahasa aglutinasai mengalami perubahan bentuk kata melalui proses morfologis seperti penggabungan, pengimbuhan, pengulangan, pemajemukan, dan pembubuhan seperti bahasa Indonesia, daerah, dan Turki. Contoh dalam bahasa Indonesia adalah terdapat pada kata memancing. Memancing memiliki tanda kata kerja dan aktif. Kata memancing terdiri dari dua morfim yaitu morfim {mem} dan {pancing}. Morfem {mem} sebagai penanda kata kerja dan aktif.

C. Bahasa Fleksi
Bahasa fleksi adalah bahasa yang satu kata terdapat banyak morfem tetapi batas morfemnya tidak jelas. Bahasa Fleksi mengalami perubahan bentuk kata berdasarkan beberapa hal seperti waktu, persona, jumlah, gender, dan kasus seperti bahasa Barat (Eropa), Arab, dan Sansekerta. Contohnya dalam bahasa Arab misalnya pada kata Kataba : menulis. Menulis dengan penanda aktif, laki-laki yang melakukanya, kejadian lampau. Akan tetapi morfem yang menunjukan aktif, laki-laki, dan lampau tidak jelas. Oleh karena itu, proses penggabungan kata pun sangat dipengaruhi oleh gender juga pada bahasa Arab.

D. Bahasa Inkorporasi
Bahasa inkorporatif adalah bahasa yang lebih dipadatkan. bahasa ini sebenarnya merupakan perincian dari bahasa aglutunatif. Sebuah kalimat hanya terdapat dalam sebuah kata atau dengan kata lain dijejal dalam sebuah kata sehingga bahasa ini disebut bahasa kalimat. Bahasa ini sangat berbeda dengan bahasa tipe isolasi, aglutinasi, dan fleksi yang merupakan bahasa kata. Contoh tipe bahasa inkorporasi adalah bahasa Ameridian dan Eskimo. Misalnya dalam bahasa Eskimo ikan = kutsyuks; saya makan ikan = kitstyaks.

Artikel Lainnya

To Infinitive
Kesalahan Penggunaan Hundred, Thousand, dan Million dalam Bahasa Inggris
Abroad
When or While
Perbedaan Antara Linking Verb dan Auxiliary Verb
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi