Go

Kalimat Retoris: Pengertian, Fungsi dan Contohnya

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada February 24th at 8:44pm
Share :

Kalimat retoris adalah kalimat yang sebenarnya tidak perlu memerlukan jawaban karena jawabannya pada umumnya sudah ada di dalam kalimat itu sendiri atau memang tidak perlu dijawab karena memang sebenarnya bukan sedang bertanya, tetapi mengungkapkan sebuah pernyataan dengan bentuk pertanyaan. Fungsi dari kalimat retoris adalah untuk menjadi introspeksi diri atau sindiran sehingga dapat sering kita temui di dalam pidato, khotbah, dan debat. Selain untuk menyindir juga bisa digunakan untuk memberi nasehat, dukungan, atau pesan terhadap orang lain secara halus. Contoh kalimat retoris di dalam bahasa Indonesia :

a. Bukankah membohongi orang tua adalah dosa besar?

b. Apalah artinya kau tersenyum padaku, jika pada akhirnya kau memilih dia.

c. Tidakkah kita harus berdamai dengan diri sendiri atas segala kegagalan.

d. Bukankah menyebarkan hoak itu dilarang oleh Undang-Undang?

e. Bagaimana kamu bisa sukses, kalau setiap hari bermain Mobile Legend?

f. Benarkah kamu tidak pernah berbuat dosa?

g. Apakah kau tidak merasa bersalah menabrak orang tua renta itu?

h. Mengapa tidak kau buang saja sampahnya di tempat sampah?

i. Tidaklah kamu takut adzab Tuhan?

j. Pantaskah kau menyakiti hati istrimu?

Artikel Lainnya

Perbedaan Safe dan Save
Bring dan Take Memiliki Arti Membawa: Lantas Apa Perbedaanya?
Mana yang Benar: Worth, Worthy, Worthed atau Worth it?
Paragraf Deduktif, Paragraf Induktif, Paragraf Deduktif-Induktif, dan Paragraf Tersebar
Pengertian dan contoh Part of Speech
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi