Go

Kalimat Inversi dalam Bahasa Indonesia

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada October 20th at 3:25am
Share :

Kalimat inversi adalah kalimat yang susunan subjek dan predikat diubah posisinya. Susunan normal kalimat bahasa Indonesia adalah subjek-predikat-objek-keterangan (SPOK). Namun, kalimat inversi tidaklah demikian. Misalnya, berangkatlah dia ke Jakarta yang terdiri dari urutan predikat-subjek-keterangan. Kalimat inversi di dalam bahasa Indonesia umumnya digunakan dalam ragam lisan atau ragam karya sastra untuk menekankan suatu maksud atau agar terasa lebih indah. Berikut ini beberapa pola kalimat inversi di dalam bahasa Indonesia:

  1. Predikat-Subjek

Pola predikat subjek adalah pola inversi paling umum di semua bahasa. Pola ini meletakan subjek setelah predikat. Berikut contohnya:

  1. Merah telinganya.
  1. Panas hatiku.
  1. Cemburu dia.

2. Predikat-Objek-Subjek

Pola ini adalah pola yang berasal dari subjek-predikat-objek, tetapi posisi subjek diletakan di bagian akhir kalimat.

  1. Belajar Kimia Andi!
  1. Buang sampah itu Ani!
  1. Parkir sepeda itu Budi!

3. Predikat-Pelengkap-Subjek

Pola ini berasal dari subjek-predikat-pelengkap, tetapi posisi subjek diubah di akhir kalimat.

  1. Tidak punya uang dia.
  1. Berbadan gendut wanita itu.
  1. Bertubuh kekar lelaki itu.

4. Predikat-Keterangan-Subjek

Pola ini berasal dari subjek-objek-keterangan, tetapi posisi subjek terletak di akhir kalimat.

  1. Berisik sekali malam itu mereka
  1. Pergi ke pasar mereka.
  1. Mandi tadi pagi mereka.

Jika dilihat dari jenis kalimatnya, kalimat inversi muncul dalam semua jenis kalimat seperti kalimat deklaratif, tanya, dan perintah. Perhatikan contohnya:

A. Kalimat Deklaratif

  1. Masih lapar dia.
  1. Berisik sekali mereka.

B. Kalimat Tanya

  1. Berapakah umur Anda?
  1. Apakah masih lapar Anda?

B. Kalimat Perintah

  1. Buanglah sampah itu!
  1. Kembalikan buku saya!

Artikel Lainnya

Adjunct dan Adverbial
Historic Present: Perbedaanya dengan Present Tense dan Past Tense
Daftar Kata Kerja yang diikuti oleh To Infinitive (Verb + To Infinitive)
Expletive Pronoun
Each or Every?
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi